Sejarah Desa

  1. Legenda Desa

Desa Karangtanjung dulunya bernama Desa Saar dan merupakan satu satu Desa tertua di wilayah Kecamatan Cililin. Asal usul nama Desa Saar diambil dari kejadian pada saat masa Wedana Rongga II Raden Jayadilaga pada saat itu pindah membawa peralatan senjata dengan dipikul bersama-sama oleh beberapa orang melewati suatu kampung sehingga kampung tersebut diberi nama Saar yang artinya dipikul/digotong.

Pada tahun 1870 berdiri Desa Pakemitan/Pajagalan yang dipimpin oleh Kepala Desa Muhammad Tarip Krajan. dan Pada tahun 1900 Desa Pakemitan dibagi menjadi 2 desa yaitu :

  1. Desa Saar dengan batas wilayah sampai ke daerah Patrol dengan Kepala Desa yang pertama adalah Abah Adud
  2. Desa Mik Englen/Cililin dengan batas wilayah sampai daerah Bunder dengan Kepala Desa yang pertama adalah Mad Asri.

Desa Saar secara resmi diakui oleh Kewedanaan Cililin pada tahun 1911 pada masa Kepala Desa H. Sudiana.

  1. Terbentuknya Desa Karangtanjung

Sehubungan Kepala Desa yang menjabat di Desa Saar rata-rata tidak lama menjabat sampai tuntas waktu yang ditentukan oleh Pemerintah rata-rata paling lama mencapai 2 s/d 2,5 tahun kebanyakan meninggal dunia, bahkan ada yang menjabat hanya 1 tahun maka berdasarkan usulan dari para Tokoh Masyarakat supaya Desa Saar diganti namanya menjadi Desa Karangtanjung.

Nama Desa Karangtanjung diusulkan ke Tingkat Kecamatan Cililin seterusnya ke Kewedanaan Cililin dan sampai ke Kabupaten Bandung, dan pada tanggal 03 Maret 1963 Desa Saar Resmi diganti menjadi Desa Karangtanjung pada waktu Bupati Bandung Rd. Memed Ardiwilaga BA.

Nama Karangtanjung diambil dari Bahasa Sunda mempunyai arti 2 kata yaitu Karang artinya Tempat, dan Tanjung artinya Ujung Gunung, nama Karangtanjung berarti Tempat di Ujung Gunung.

Pada Tahun 1979 sehubungan Peraturan Pemerintah mengingat jumlah penduduk dan luas wilayah geografis sudah cukup memenuhi persyaratan untuk dapat dimekarkan yang wilayahnya cukup luas dibentuk Panitia 9 yang tugasnya menentukan :

  1. Batas Desa lama dan Desa baru
  2. Jumlah penduduk Desa lama dan Desa baru
  3. Luas wilayah Desa lama dan Desa baru
  4. Persyaratan lainnya yang diperlukan.

dengan anggota sbb :

1 Bapak Wowoh Suherman Cipetir
2 Bapak Ajut Cinangsi
3 Bapak Sukirman K Manapa
4 Bapak H. A. Zaenudin Cilutung
5 Bapak Sukon Cikeuyeup
6 Bapak O. Sopandi Manapa
7 Bapak AE. Sumitra Manapa
8 Bapak Omo Sopwan Cilutung
9 Bapak Dudung Manapa

Dan akhirnya Desa Karangtanjung dimekarkan menjadi 2 desa yaitu Desa Karangtanjung dan Desa Singajaya.

Dengan batas desa yang baru sebagai berikut :

Batas sebelah Barat            : Desa Cililin

Batas sebelah Timur           : Desa Singajaya

Batas sebelah Utara            : Desa Mekarmukti

Batas sebelah Selatan         : Desa Kidangpananjung